Lebaran
2017, saatnya berputar2 lagi, mudik sekaligus berkeliling kota melihat suasana baru
Hari
pertama, kedua dan ketiga selalu diwarnai dengan pertemuan2 keluarga. bersilaturahmi, bertemu kembali setelah sekian lama pergi. banian adalah wadah untuk berkumpul bersama
warung DK Jakal, malam itu suasananya ramai sekali. Alhamdulillah, semoga ini menjadi rejeki buat seluruh keluarga. Tahun kedua ini sudah lebih baik. Server sudah terlatih dan tertata, serta ramah pada semua pelanggan

Akhir tahun 2017 aku mampir ke DK lagi. Ada menu baru di situ, ala ala korea-an. Ve pesan 1 menu bulgogi (kiri). Aku seperti biasa pesan menu Jawa Bali, ayam betutu. Nggak pernah bosan sama ayam itu. Potongan ayamnya besar banget. Nasi jadi serasa lauknya karena lebih sedikit. Mantap

Kala itu memang menu Asian lagi jadi jagoan. Ada hidangan Korea, Jepang yang cukup menjangkau kantong. Enak dan lengkap. Sayang cuma ke sana sekali, jadi belum mencoba semuanya
Kalau ini pesanan Yangkung, rujak buah. Ini merupakan menu appetizer, makanya datang duluan sebelum main dish. Rujaknya enak, manis. Tapi direkomendasikan, kalau pesan, bumbunya dipisah saja dari rujak buahnya. Supaya lebih enak makannya
Biarpun
sudah tahun 2017, masih asyik juga untuk diceritakan tentang pengalaman perjalanan saat libur lebaran 2016 kemaren
YOGYAKARTA
lebaran
tahun ini beda banget. tante habis jatuh dari plafon saat ikut melihat tukang memperbaiki AC di rumah. akibatnya, tante harus dirawat inap di RSUD. jadi, beberapa hari liburan dihabiskan di RS, bahkan bertemu para tamu dan sanak keluarga di sana. jalan2 juga cuma sebentar. Saat itu ada mall baru, Hart Mall. sekalian cuci mata, kami jalan2 ke sana sebentar sambil cari makanan yg bisa di take away utk dimakan org2 di RS yg menungguin tante. Filmnya rudy saat itu sedang tayang, difoto saja iklannya di mall tersebut hehehe

Tahu
ini apa? fish and chip kesukaan ve. yah, sekaligus merayakan ultahnya di liburan lebaran ini. menu warung kesukaan ve di mall Har, jadilah kami makan di situ dengan pesan 2 menu itu. tp karena ini yogya, kayaknya harganya lebih mahal dr biasanya. maklum, bahan utamanya ikan

Tempatnya
tepat di samping barat. kalau sore, jadilah makan sambil menikmati sunset. kurang lautnya saja. kami cuma pesan 3 item, baked salmon, best fish chip dan 1 gelas lemon tea yang bisa refill sepuasnya, dan bisa kita minum bertiga.

Kalau banian, sudah menjadi tradisi di kota yogya. hari ke 2,3 dan 4 selalu ada banian dg berbagai trah keluarga. cuma kali ini kami tdk datang ke seluruh banian.

ada kucing di tempat banian. ve sempat saja menjepret gambarnya. sayang kucingnya tdk terlalu cakep. dan mungkin malah cenderung kotor tidak terawat. cukup diabadikan saja, tdk sempat diberi nama atau julukan

aku
ve dan papa datang belakangan, bareng para cucu. simbah malah tidak rawuh karena terlalu sayah. ada snack sus tempo dulu yang cukup mengganjal perut saat mendengarkan ceramah dan pengajian, baru siangnya beramah tamah, bermaaf2an, dan makanan favoritnya, bakso jogjaa

banian
diadakan di pondok dekat rumah simbah. jalan kaki pun sebenarnya bisa, tapi kondisi saat itu panas sekali. jam 10 pagi, tapi matahari bersinar terik. pakai baju agak fornal, kalau jalan kaki lumayan berkeringat juga

Waaw..
so kolesteroolll.. rasanya memang enak banget, sate usus dan sate telur puyuh di warung soto kadipiro. di suatu pagi hari2 liburan lebaran, kami sekeluarga pergi sarapan bersama ngandok soto legendaris kadipiro, sayangnya kadipiro yg katanya paling asli dan pertama belum buka, jadi kami cuma nyicipi yang di sebelah2nya. tapi lumayan lah, buat tombo kepingin

Sore
harinya, sekitar pukul 3, sudah bergeser ke warung lain. De Kendhil, jakal. Order makanan kesukaanku, ayam bakar bawang pedas, sambalnya bikin bibir ndower wer banget. kalau ve sukanya udang atau grilled salmon.

Waktu itu aku minta sambal bawangnya dipisah, dan itu adalah keputusan yg sangat tepat, shg kita tdk kepedesan waktu makan, bisa mengatur sendiri berapa banyak sambal yg akan dimakan. salmon ve juga enak. memang konsepnya west meets east, mirip acaranya chef waann.

kami
ke de kendhil juga beramai2 dg anggota keluarga yg lain, beda dg sarapan tadi. ada sepupuku Ic, dia suka pesan chicken katsu. sepupuku yg lain Al, dia suka pesan chicken koloke, tapi aku lupa namanya.
Kalau
papa pesan udang bakar madu. dari dulu memang kesukaannya udang, sampai menurun ke ve. dari warung pinggir jalan sampai bandar mahal maunya udang bakar, kalau ada choice of shrimps or prawn
BOROBUDUR
Wow,
lihat betapa banyaknya orang berjejalan membeli karcis masuk ke taman dan candi borobudur. padahal loket yg dibuka sdh lebih dari 3 jendela, tapi masih harus mengantri. liburan lebaran ini memang crowded, kami dapat parkir mobil pun lumayan jauh dari taman

Borobudur
masih tetap cantik, walaupun sekarang terlihat lebih kecil. jempolku hampir sama kah besarnya? Just kidding.. mengabadikan jempol di depan candi yg indah, serta letaknya dekat banget dengan yogya.

Aku
dan yangti melihat borobudur dari bawah saja. kalau diajak naik sampai induk stupa, aku kasihan dg yangti, nanti kecapekan. apalagi agenda kami masih banyak sampai 2 hari ke depan nanti di semarang.

Siang itu
banyak orang yang mengunjungi borobudur. penuh sesak, mirip waktu mau belanja ke mall utk beli baju lebaran, kondisi penuh sesak, org2 berjejalan. tp kali ini org2 berjejalan mengantri naik dan menyusuri tangga ke puncak candi.

Untuk mendekat ke borobudur, kami harus berjalan dulu menyusuri boulevard. daerah ini memang disterilkan dr kendaraan apapun. satu2nya cara bisa ke candi yg aku pahami saat itu adalah berjalan kaki bersama banyak org. jalan naik turun, mendaki tangga, ya itu konsekuensi jalan2 ke candi besar

waktu
masuk ke area taman borobudur, anda sebaiknya langsung mencari loket kereta mini, yg merupakan sarana angkutan taman borobudur. kereta ini akan mengantarkan kita keliling taman, sampai tepat ke titik terdekat untuk masuk ke candinya sendiri. tidak usah sayang dg uang karcisnya, hanya 7500, itu termasuk murah karena ada secret gift dari pengelola, itu termasuk minum 1 botol aqua kecil buat bekal haus. alhamdulillah, padahal barusan kami menolak tawaran2 para penjaja keliling di luar taman utk membeli minum air, mereka bilang, di dalam tidak ada minum lho, silakan beli di sini.
SEMARANG

Wah,
kenapa PH? yang sebenarnya di dekat rumah pun ada? jauh2 ke semarang, makan kulinernya sama saja.. ada ceritanya, karena seluruh tempat di simpang lima sdh crowded banget. mobil pun malah ndak punya tempat parkir, apalagi kalau orangnya turun. Ok, akhirnya kami ke PH dulu utk mengganjal perut, berikutnya tetap berusaha cari kuliner ke simpang lima, tapi terpaksa take away. mobil pun tetap jalan, aku hanya di drop, antri, beli, bayar, lalu nunggu mobil yg sedang memutari simpang lima menjemputku. cara itu berhasil memberikan kami 3 bungkus nasi pecel legenda yg akhirnya kami makan di hotel. parah banget..
Adikku
, si A.. mendapatkan kesempatan untuk menggunakan fasilitas kantornya berupa villa bersama kita seluruh keluarga. Walaupun masih harus membayar sendiri, tapi ini suatu kesempatan langka bisa ngumpul seluruhnya dari yangkung sampai ke cucu2..
Villa itu memiliki banyak fasilitas dan sarana untuk menghabiskan waktu dengan bersantai di dalamnya, tanpa harus pergi mencari wahana lain di sekitar vila. Malam hari, aku bisa menikmati perangkat karaoke yang diletakkan di kamar tamu. lagunya memang lawas2.. tapi lumayan cukup menghibur, bahkan tante sampai merekam aku menyanyi.. wah kecolongan nih.. Vila juga punya burung kakak tua raja yang berwarna kelabu

tepatnya adalah
kakatua raja hitam. warnanya cantik banget kan, bagian pipinya merah, kontras dengan badannya yang kelabu kehitaman.

vila
ini punya sepasang burung KKT, mungkin betina dan jantan. tapi aku tidak terlalu paham soal burung, agak sulit juga membedakan mana yang betina atau jantan

kandang
kakatua itu diletakkan di teras samping. di dalam rumah samping terdapat kamar makan, tepatnya hall yang sangat luas tempat untuk makan. semuanya serba self servis, sampai makanannya pun harus bawa sendiri. villa hanya menyediakan utensil nya

di
lantai dua terdapat kamar tidur kecil2 seperti di gambar, ada 4 kamar dan 1 kamar mandi. di tengahnya ada hall kecil untuk nonton tivi di lantai 2.

ada
1 kamar yang agak besar, lengkap dengan meja riasnya. kamar itu di lantai 2 semua, jadi kalau ada sesepuh yg mau menginap di vila ini sebaiknya dipilihkan kamar utama yg di lantai 1

Ini
vila yang di lantai 1. ada 3 kamarr. 1 kamar utama, besar dan kamar mandinya di dalam lengkap dengan bath tub. 2 kamar lainnya cukup untuk ber 5-6 orang. di sekitarnya ada kamar atau ruang keluarga yang disertai tivi dan karaoke.

ini dapurnya, cukup bersih kan? yang menjaga vila ini adalah sepasang suami istri. mereka sangat telaten membersihkan vila. jadi serasa rumah sendiri. Itu ada dim di halaman belakang sedang bermain bola. ada gazebo juga tempat menikmati hawa dingin

vila itu terdiri dari 2 gedung. gedung depan adalah bangunan lama dan asli, gedung belakang adalah tambahannya. 2 gedung itu dipisahkan oleh selasar yang cukup asri. di teras depan ada ayam jago yang menjaga. ayam itu rupanya doyan roti keju yang aku bawa

Teras depan juga bersih dan asri. hamparan rumput hijaunya kalau pagi membuat segar. bau rumputnya menyengat.. harum.. apalagi hawa pagi yang dingin di sana mampu menaklukkan panasnya sinar matahari yang mulai malu2 muncul. di halaman depan ada lapangan basket, lengkap dengan bolanya. tidak suka basket? masih ada meja bilyard dan pingpong di dalam vila.

vila ini juga punya kolam renang di belakang. lumayan bersih, karena vila ini ada yg menjaga dan sering dipakai orang, jadi airnya selalu dijaga kebersihannya. kponakan2 ku pada berenang, nyemplung ke kolam berkali2, sejak sore, pagi sampai siang menjelang check out. Ada kompor barbeque juga yang bisa dimanfaatkan untuk memanggang daging. cuma keluargaku ga hobi maen bbq an