--- Tol
Akhir tahun 2017, mencoba tol Sumo yang baru. Mau menguji coba, apakah memang benar2 bisa memangkas waktu tempuh perjalanan dari Su ke Mo dengan sangat signifikan

Pertama
kali coba, itu adalah perjalanan di pagi hari, sekitar pukul 6-7, jadi hari masih cerah dan badan juga masih segar, belum capek berkendara maupun menempuh perjalanan jauh. Tarifnya 61.800. Tapi belakangan baru tahu kalau itu belum tarif total.

Ternyata tarif tol yang kemaren dicoba belum final. Masih ada beberapa ruas tol yang digratiskan, makanya daftar tarif hanya diumumkan di papan yang tidak permanen.
--- Baliku,
PLESIR awal tahun 2018 di mulai dengan kegiatan yang super serius, ada konferensi di sebuah hotel di Bali (An, Kuta). Beberapa foto ini adalah spot yang sangat menarik bagiku, dan definitely Bali banget

Dominan
dengan warna coklat tua seperti itu. Seluruh hotel jadi kelihatan gelap. Kalau siang bagus sekali, tetapi kalau malam terlalu gelap. Bunga di tengah kolam itu ada di belakang lobi, sedangkan tugu itu berada di depan lobby. rasanya nyaman di kelilingi kolam air yang bersih. biar pun nunggu di lobby lama-lama, tetap betah.

Ini adalah foto menu makan siangku di hari pertama. 1 sendok nasi putih dan 1 sendok nasi goreng kare berpadu sempurna dengan tahu kare, ayam kare, ikan bakar bumbu jimbaran dan sedikit abon. No veggie? No problem, diganti dengan beberapa potong buah semangka dan kates

Ah, ada yang ketinggalan, semangkok bakso. Sebenarnya tidak terduga, menunya adalah bakmi pentol, tapi aku merasa kekenyangan duluan ketika melihat mi nya, sehingga aku request pentol doang plus sayur. Foto sebelahnya adalah situasi di halaman belakang hotel
Kegiatan survei kuliner ke kedai makan mana pun tak pernah berhenti. Ganti tahun, ganti tempat

di penghujung tahun 2017, atau aku bilang awal tahun 2018, kami sekeluarga besar ber 17 orang mampir ke kedai ini, MK. Tempatnya asyik banget. Luas, dan menyenangkan. Kami berangkat pagi2. Jam 8 pagi rombongan dengan mobil pertama sudah berangkat. Aku berada di rombongan yang terakhir tiba.

Ini adalah view di sekitar tempat duduk kami. Adik2 yang datang duluan sudah memilihkan tempat yang berupa lesehan. padahal lupa kalau ada dua yangkung yang sulit untuk duduk di bawah selonjor. Akhirnya tutun2 harus duduk di kursi, sedangkan yang lain lesehan

Menunya,
model family resto dengan paket ber 5 dan ber 10. tapi ada juga yang a la carte. Percaya deh, yang paket jatuhnya lebih murah. Dan memang sudah dibuktikan. Waktu itu pesan 1 paket 5 dan 10 utk ber 20. Nambah2 dikit lauk, eh, mendingan beli 1 paket 5 lagi. Overall, resto ini asik utk hang out bersama keluarga, layak dapat 4 bintang.
di dekat rumah ada mall baru bukA. kecil sih, tapi dekat, makanya kami bolak balik ke sana kalau kepengen cuci mata. satu per satu toko atau tenant baru buka, salah satunya adalah ini, sushi kiosk

aaaku
mencoba mencari informasi sebanyak2nya tentang sushi kiosk ini di mbah gogel. kios kan = warung, jadi yang kubayangkan adalah warung atau supermarket yang menjual sushi yang sudah ready to eat. ternyata aku salah besar

ternyata
kedai sushi ini masih satu grup dengan sushi tei. Ia menjual sushi dengan harga yang lebih bersahabat, katanya. Tapi menurutku porsinya tidak bersahabat, terlalu tiny

karena
masih soft opening, kedai ini memberikan merchandise kalau anda membeli sushi seharga tertentu. Merchandise nya adalah keychain. Lihat buku menunya, aku membeli moriawase yang harganya 68000. bayangannya dapat sushi yyang banyak dan mengenyangkan, ternyata itu adalah sushi versi mungil.
Anda
Harus menyiapkan wajan dulu untuk memasak 2 hidangan ini. Keduanya terinspirasi dari internet dan dimodifikasi sehingga sesuai dengan lidah sendiri

1. Foto piring kuning: Fish Cake Saute. Sebenarnya ini adalah oseng2 jawa. Bahannya saja yang modern. Aku membeli nuget ikan di supermarket. Nuget itu kemudian digoreng lalu dipotong panjang2 kurus. Dioseng2 bersama2 dengan bumbu2, ada cabe merah dan hijau juga. Biar rasanya lebih mantap, ditambah dengan udang2 kecil. Sayangnya ve tidak terlalu suka pedas. Sementara merica yang aku pakai adalah merica hitam alias lada hitam. Pantas saja rasanya hot dan spicy, kata ve. Jadi ia tidak mau menyantapnya dengan lahap. Akhirnya orang yang bertugas menghabiskan ya papa dan aku. Untung masaknya cuma sepiring, sehingga tidak terlalu bosan dan membuang2 makanan
2. Foto piring putih: Tahu Telur. Ini jawa banget. Kalau ini resep asli tradisional dari Yu. Tidak pakai internet sama sekali. Tahu putih yang dibeli dipasar dipotong kecil2. Sementara kita menyiapkan telur dikopyok, diberi daun bawang, bumbu secukupnya. Tinggal dicampur semuanya lalu digoreng seperti bikin omelet dengan sedikit minyak. Telur tahu ini paling enak kalau dimakan dengan sayur lodeh dan dipletesi sedikit cabe. Yummy banget. Kalau bumbunya pas enak, papa bisa sampai nambah2 makannya.
3.
Nge Brunch yuuk. Nanggung banget mau makan pagi, sudah jam 1030. makan siang juga belum jam nya. mau jajan soto ketanggungan dan lontongnya pasti sudah habis. jadilah mencari bahan2 rumahan yang bisa dimasak, spagheti tabur keju. ve banget menunya! Sebenarnya bukan spagethi tapi fetuccini, karena mi nya lebih tebal. di masak dengan bumbu salmon rica2, sayangnya kalengan, pasti dimarahi si master cheft kalau pakai bumbu jadi. biar lebih mantap dikasih pugasan keju.. hmm, yammy
Kangen
sarapan dengan model buffet di hotel? Yang bisa milih menu apa saja yang tersaji di restonya, mau ala amerika, inggris, atau bahkan sarapan ala indonesia. Paling kangen aku sama omelet nya yang bisa dipesan dengan isi sesuai selera, lalu ada toast dan pancake atau waffle nya. Tapi kalau lagi tidak menginap di Hotel, mau sarapan seperti itu dengan membayar langsung di resto? Sepertinya tidak rela.. karena yang lebih bersahabat harganya adalah di.. Pehaa..


Aku sudah
terbiasa makan menu itu, sebutir sunny side up egg (ceplok), sosis, tuna sandwich, timun dan tomat. merica dan garamnya dipisah, ditemani dengan secangkir teh english breakfast dilmah yang air hangatnya ternyata bisa refill. Yangti yang baru kali ini diajak sarapan beginian, langsung pesan yang calzone puff gratisan. ternyata crispy banget dan memang itu adalah gratisan termahal yang pernah ada. Alhamdulillah sudah sempat nyoba. Karena beberapa minggu kemudian calzone itu sudah dihapuskan dari daftar gratisan.
Mengenai sertifikasinya, insya Allah jangan kuatir karena PH sudah disertifikasi HALAL

tempat sarapan lainnya yang ala hotel adalah pancious, resto dengan signature dish pancakes dan waffle premium ini layak diacungi jempol tapi memang harus dibekali dg fulus cukup banyak karena harganya premium

Biarpun
temanya saraapan, ve tetep maunya pesan pasta. Italian banget sih, apalagi setelah melihat di menu ada nyoki.. (gnochi) yang sering dipraktikkan oleh bapak Gordon Ramsay di Mastercheft. minumnya ngirit saja, beli segelas es teh, itupun bisa refill sampai kembung buat bertiga.

Kalau
ini breakfast pesanan ku berdua sama papi. wafle set breakfast, ada scramble egg, sosis. tomat, wafle gede banget dengan butter ditambah satu teko kecil sirup mapple.
Heboh infused water! Gara2nya mbak I berkisah bahwa gula darahnya tinggi. Lalu setiap pagi ia membuat air lemon. Lemon dibeli di pasar lalu dipotong kecil2. Selanjutnya dimasukkan botol minuman dan diberi air dan disimpan di lemari es. Tunggu 3 jam, lalu diminum. Begitu saja. Aku jadi penasaran, manfaatnya apa? Aku teringat, beberapa bulan yang lalu aku baca koran. Di situ ada berita tentang beberapa anak muda yang membuat usaha namanya infused water. Caranya sama, merendam buah dalam air, disajikan dalam botol bening dan dijual dengan penyajian sangat menarik. Kreatif! Selanjutnya aku mencari lebih banyak informasi tentang infused water (IW). ternyata di internet sudah sangat banyak yang menulis tentangnya. Ada yang menulis tentang manfaat, khasiat, resep2, dll. Intinya, orang jadi lebih sehat kalau rajin minum IW.Khasiat tergantung buah yang kita rendam.. manfaatnya positif, bisa sebagai detoksifikasi tubuh, memperlancar metabolisme, menurunkan berat badan, dll. Hmm.. karena manfaatnya dan cara membuatnya cukup mudah, aku jadi pengen mempraktekkan. Langkah pertama, aku harus mencari botolnya. Di mana di sini yang jual botol IW? Aku cari secara online ada, tapi harganya terlalu tinggi buat aku yg masih novice, akhirnya aku mencari di toko D, toko satu harga di TP. Aku temukan sebuah toples yang cukup tinggi dan berisi cukup banyak, dengan harga tunggal RP 25 rb, dapatlah botol ala2 IW. Aku lihat dan aku coba tutupnya lumayan kenceng. Botol IW sebaiknya memang dari beling agar lebih awet. Kalau plastik susah nyucinya, kalau nggak pinter nyuci, botolnya malah bisa bau. Langkah kedua, cari buahnya. Pergi saja ke toko dekat rumah, toko B, cukup lengkap juga buahnya dan dia jualnya lumayan murah karena dibungkus kecil2. Lemon sebanyak 4 biji bisa aku beli Rp 30.000. Sorenya segera aku potong kecil2 dan dengan air penuh aku masukkan ke kulkas. Malamnya diminum... mantap. Ve juga suka! Alhamdulillah..
Siang itu.. lagi jalan2 di mall. Tidak disangka seorang nona manis menyapa kami untuk makan di warungnya.. Hahaahaa,, jadilah kami memilih tempat itu untuk makan siang
waktu
itu.. kami hanya bertiga. Nggak tau sebabnya.. dari rumah ve sudah menggembar gemborkan bahwa dirinya kangen banget sama nasi lemon chicken nya NM.. Jadi ia ingin ke sana lagi. Nah, kebetulan si NM menyapa.. maka dipilihlah itu untuk makan siang, dengan versi hemat saja..
A- Es teh buatan nona ini memang very luxurious. Harganya sudah 10 ribu lebih. Tapi gelasnya cukup besar. Jumbo banget buat aku dan papa. Pesan 1 gelas es teh dengan gula dipisah sudah cukup buat berdua
Ini
lemon chicken rice pesanan ve. Kata dia rasanya enaaakk banget, sampai rasanya pengen nambah terus. Kalau aku cicipin .. ve langsung jual mahal.. hanya memberi sejumput nasi dan secuwil ayam.. Aku jadi belum pernah bisa puas merasakan masakan ini
Ini pesananku.. Fish and Chips, sedangkan yang nun jauh di sana pesanan papa. nasi goreng lengkap dengan sate dan chicken nuget. Porsi Nona besar2.. satu porsi bisa buat berdua. Yang aku lahap dengan papa adalah nasi goreng sate, sedangkan fish chipnya di take away saja buat ve sekolah besok
KULINER DI ANGKASA
Bulan Oktober 2014, alhamdulillah aku mendapat kesempatan nge trip ke India menghadiri suatu konferensi. Pesawat yang kunaiki alhamdulillah termasuk superior, walaupun kelasnya ekonomi. Ini adalah cerita tentang makanan yang disajikan oleh pesawat itu..
Ada 2 menu main course yang ditawarkan. Karena pesawat ini menuju india, maka pilihan 1 adalah lamb dish with briani rice dan pilihan 2 adalah chicken with mashed potatoes. Aku membayangkan, pilihan 1 mungkin enak juga sih, tapi hari2 berikutnya di india pasti menunya akan mirip2 semacam itu. So, daripada bosen belakangan, maka aku memilih yang agak western yaitu chicken pilihan 2, Lihat hasilnya, aku bisa makan lumayan lahap. walaupun tidak bisa habis 100% karena beberapa jam sebelumnya sudah kekenyangan MCD.
Dessert nya lumayan yummy. Padahal penerbangannya termasuk malam hari, tapi dessertnya berupa ice cream. Rasa coklat, lumayan menggembirakan hati. Merknya Cravio, dan sudah jelas berlabel halal. 1 pak isinya 5 biji. Isinya vanila ice cream berbalut coklat beku. Dinginnya pas, tidak membuat gigiku ngilu dan hidungku pun tidak meler di dalam pesawat. Alhamdulillah.
Side dishnya adalah roti kering dengan butiran wijen di atasnya. Aku tidak bisa menghabiskan roti itu walaupun sudah ditemani dengan butter dan cheese serta salad sayuran 1 box. bukan aku banget. tidak lupa air putihnya 1/2 gelas ukuran aqua normal. biasanya aku tidak meminum air itu, tapi kubawa keluar pesawat, buat berjaga2 nanti kalau haus di jalan bisa diminum saat kita tidak bisa membeli minuman apapun!
KULINER DI REL
Di stasiun kereta api sekarang ada kafe baru yang lumayan modern dan bersih. Mulanya aku malah tau dari ulasan orang yg bikin blog di internet. Akhirnya aku jadi curious, menunggu saat2 ada kesempatan naik KA atau paling tidak mengantar atau menjemput orang naik KA.
Namanya Cafe Loko. Di kotaku unggulannya adalah Tongseng Bebek. Aku belum mencobanya sama sekali karena waktunya nggak pas laper banget. Hanya kucoba snack nya dan lemon tea.
Lokasi Cafe itu sangat strategis dan nyaman. Berdinding kaca sehingga orang yg ada di dalam cafe bisa turut memantau apakah kereta yg dia tumpangi sudah datang/ belum
A- ini adalah nota menu makanan yg disajikan di atas kereta. Cuma aku lupa ini kereta apa.. Minuman nya tidak terlalu mahal juga
A-
Aku memesan minuman panas. Biasanya pesan teh panas, bisa tawar bisa manis. Panasnya pas. Tempatnya berupa gelas plastik yg elegan, tidak ndeso dan kotor seperti dulu. Lebih higienis karena ditutup rapat. Untuk makanannya aku pesan nasi begana. Itu seperti nasi uduk. Aku pesan 1 saja untuk dimakan berdua. Kawatirnya tidak enak. Ternyata rasanya cukup lezat. Nasinya hangat dan gurihnya menjilat lidah. Sampai tidak terasa kalau aku sudah makan lebih dari separo! -B