Showing posts with label kidz. Show all posts
Showing posts with label kidz. Show all posts

Friday, 10 April 2015

Ice Cream Tour

Late Post; May 2014. Ulang tahun atau apa ya? Yang jelas kami sekeluarga beramai2 mencicipi Ice Cream yang sudah melegenda di kota kami. Tiga bayi turut berpartisipasi, lengkap dengan pesanan mereka sendiri2. Ve sangat usil, menggantu foto mereka dengan kepala kucing! Sedangkan tiga bayi kucing juga menurut saja diatur untuk berfoto..


Bawah: Pesananku adalah 1 scope ice cream di gelas dengan mixed flavour; chocolate n vanila. Itu sudah pesanan default ku kalau lagi kangen sama ice cream ini. Ve pesen yang merah; rasberry. Papa rupanya mengopi ideku untuk memesan jenis flavour yang sama.. memang enak sih..


Bawah: kurang puas dengan ice cream? Masih lapar? Resto es krim ini juga menyediakan kudapan panas, namun jangan tanya rasanya. Tidak special amat, namun cukup untuk memuaskan para bayi yang cukup kelaparan juga. Akhirnya, siomay dan pastel pun dilahap



Saturday, 30 August 2014

Tahapan Masuk SMP

Proses peningkatan jenjang pendidikan dari SD ke SMP mulai dijalani anakku. Seorang ibu selalu menjadi yang paling heboh. Harus update setiap berita di koran dan media lainnya. ini adalah ringkasan proses penerimaan peserta didik baru (PPDB) yang dimuat di koran JP



 Ia memilih SMP ku sebagai pilihan 1 dan SMP di daerah suko sebagai pilihan 2 karena banyak juga temannya yang memilih SMP tersebut. seperti biasa, ketika masuk sekolah selalu ada proses ujian atau tes. USEK tidak cukup, penilaian dilihat dari USEK dan TPA. Waktu itu lokasi TPA ve ada di SMA 1. ini adalah denahnya:



Alhamdulillah.. ve akhirnya telah masuk ke jenjang pendidikan SMP. Tahun 2014 ini ia menempuh Usek dan alhamdulillah bisa diterima di SMP negeri dambaan kami. Ini SMP ku dulu juga, jadi aku sangat bangga jejakku diikuti anakku. Ini dambaan ve juga karena sohib nya di SD juga bercita-cita masuk ke SMP ini dan alhamdulillah ia juga diterima. 

Tahun 2014, pendaftaran ulangnya terjadi saat bulan puasa. Aku juga sedang berpuasa sehingga lumayan haus juga karena energi terkuras untuk berdesakan dengan para ortu lain berebut mengurus bermacam2 perlengkapan. Kata temanku, saat kelas 1 atau 7, sebaiknya membeli seluruh perlengkapan di sekolah. Nanti kalau sudah kelas 2 atau 8 dst baru silakan mau membeli di toko seragam untuk berbagai seragam yang sudah kekecilan atau yang warnanya sudah mulai memudar. Aku tidak membeli sepatu pantofel dan olah raga. melihat bentuknya, sepertinya sepatu ini menyakitkan kaki dan ve memang ada masalah dengan sepatu OR bertali. Aku lebih merasa nyaman mencari sepatu pantofel dan olah raga sendiri di toko yang sesuai dengan selera ve. Khusus baju batik, aku harus beli karena motifnya sangat khusus. Ini adalah sebagian perlengkapan yang berhasil kufoto.






Tahun 2014 ini tahun ajaran baru diawali dengan bulan puasa, sehingga siswa baru dihadapkan pada kegiatan pondok romadon versi SMP negeri yang alhamdulillah lebih ringan daripada versi SD nya. Ini jadwalnya selama sehari,





Wednesday, 4 December 2013

Gantungan Kunci Kain Flanel

'Sepertinya kita harus ke toko galak lagi ve'. Aku memberitahu ve utk segera bersiap-siap ikut pergi. Mengapa harus ke toko galak? Kalau ke toko R beli kain flanel saja sih ada, tapi tambah klenik2 kecil2 bahan craft yang lain aku nggak yakin kalau dia jual. Jadi 2 kali pergi, mending sekalian ke toko galak. Penjualnya memang galak, tapi barangnya lengkap kap. Yah, mau gimana lagi, tdk ada pilihan lain.
Malam itu ve perlu 2 warna kain flanel utk membuat gantungan kunci, tugas keputrian minggu ini. ve pilih putih dan coklat krem. Ia ingin membuat bentuk kepala kucing, menggambarkan kucingnya seperti fluffy dan milo. imajinasinya bagus sih, tapi ketrampilannya menjahit masih di tingkat sangat dasar, jadi aku sedikit memberi bantuan padanya.

Bahan
Kain flanel
gunting
benang sulam n jarum
manik2
lem
kapas
gantungan kunci

cara
1. membuat pola bentuk yang diinginkan dengan bantuan spidol
2. bekerja sesuai dengan bentuk, pasang kuping kucing, mulut, gambar mata dan kumisnya
3. jahit dengan tusuk feston
4. pasang dan jahit gantungan kuncinya

hasilnya:

Well done!!

Tuesday, 23 July 2013

Terpujilah Guruku


Terpujilah.. wahai.. engkau, ibu bapak guru..
Lagu itu terdengar merdu melalui tiupan recorder ve dan kawan-kawan yang tergabung dalam grup musik yang mengiringi wisuda pelepasan lulusan anak2 kelas 6 tahun 2013. Ve yang masih kelas 5 bersama kawan2nya ditunjuk oleh guru seni suara mereka untuk tergabung dalam grup pengiiring. Awalnya aku sempat tidak percaya, kukira itu cuma latihan biasa di sekolah. Tapi lama2 kok kelihatan serius banget. Pertama ve minta dibelikan dokumen keeper warna biru. 
-Harus warna biru ma.. 
Itupun belinya salah, ku kira map biru dari kertas atau plastik, ternyata dokumen keeper. Belinya pun di gramed. Setelah itu minta stand partitur. 
-Buat apa ve? Untuk meletakkan dokumen keepernya. Kan kedua tanganku pegang recorder
Akhirnya aku tahu kalau ini kegiatan besar.
-Jadi ini untuk wisuda? Iya.. Ve pun mengangguk
-Yng penting latihannya sungguh2..
Dalam hati aku ikut bangga, Alhamdulillah anakku ikut "wisuda" tahun 2013. Buat persiapan wisudanya kelak di tahun 2014, insya Allah wisuda yang sesungguhnya..





Friday, 3 May 2013

Tempat Pensil Lilit Koran

Materi Keputrian Kelas 4, Jumat 3 Februari 2012

Alat dan Bahan
1. Koran bekas 3 terbitan
2. gunting
3. lem rajawali 1 bungkus
4. pensil n penggaris
5. plastik ukuran 2 kg
6. lidi/ stik es krim untuk lem
7. hiasan, cat

Cara membuat
1. Potonglah koran bekas dengan ukuran 15 cm x 20 cm
2. buatlah potongan koran sebanyak2nya
3. gulung potongan koran tadi hingga gulungan terkecil dan rekatkan ujung gulungan dengan lem
4. setelah gulungan koran terkumpul banyak, buatlah bentuk lingkaran untuk tempat pensil
5. rekatkan masing-masing bagian dengan lem
6. beri dasar bagian bawah dengan bentuk persegi
7. hasil akhir diberi hiasan dan cat sesuai selera

Sunday, 3 February 2013

Soal Kasur di PIK Jilid 2

Tak Terasa sudah berjalan setahun, anakku menapak ke jenjang sekolah berikutnya. Sekarang dia 5th grade, dan sekolahnya tetap menerapkan program PIK lagi. Sepertinya memang untuk setiap tahun, dari kelas 4-6. Bahkan sekarang kelas 3 pun juga harus ikut. Dulu kukira setelah ikut di kelas 4, maka kelas 5 dan 6 tidak wajib lagi, tapi ternyata masih. Tapi sebenarnya PIK bermanfaat kok, meskipun benar2 menyita stamina tubuh.
Seperti biasanya, diawali dengan kedatangan menjelang dhuhur. Barang2 yang dibawa cukup banyak. Yang paling besar adalah kasur, lengkap dengan bantal dan guling dora nya. Mengapa guling dora dibawa? Karena ve nggak bisa tidur kalau nggak ada pegangannya.. Lucu juga kamu ve. Cuma, kali ini bangku2 masih belum diatur dan kelas belum dibersihkan, makanya belum bisa nggelar kasur waktu datang ke kelas. Aku pikir ve sudah besar, bisa menggelar dan menata kasur sendiri, jadi aku tinggalkan dia bersama teman2nya setelah membantu meletakkan barang di dalam kelas. Tapi ternyata hasilnya, malam hari ku lihat kasur ve masih tetap terlipat! Hah? Apa ndak mau pakai kasur buat bobok nak? Nggak cukup tempatnya, Ma. Aku lihat memang kelas sudah penuh dengan kasur dan bed cover teman2nya. Ok deh, akhirnya aku bawa pulang kembali kasurnya malam itu. Semoga kamu bisa bobok nyenyak sama teman2 ya ve..

Sunday, 25 March 2012

Ve KPK

Ve kecil juga punya karya. Obsesinya pengen bisa masukin cerita hasil karyanya ke KKPK. Itu serial cerita anak terkenal yang best seller, sering dibeli anak2, pengarangnya juga di kalangan anak2 di berbagai kota. Kalau beli di Gr, sering harganya ya yang tertulis dibuku tanpa diskon. Kalau beli di To, ur atau Ru, lumayan ada diskon 15-20%. Koleksi buku KKPK ve sudah lumayan banyak. Senangnya memandang koleksi buku itu.Bahkan ve sering mengulang2 membaca KKPK serial favoritnya.


Buku tulis bergaris yang dipakai di SD ve harus yang berkover sekolah. Jadi, buku2 tulis bergambar lucu yang dibeli di toko umum atau yang diperoleh dari hadiah tidak bisa dipakai untuk sekolah, kecuali di sampul coklat dan diberi plastik. Ve pilih buku tulis sekolah yang dibeli di koperasi.

Buku tulis bergaris yang bukan dari sekolah akhirnya dipakai buat coret2, gambar orang2an dan cerita singkat (cerpen). Iseng2 waktu kubersihkan kamar belajar, aku menemukan buku yang sudah tercecer, sepertinya sudah penuh dengan coretan sampai lembar terakhir. makanya terus dibuang. Sebelum kubuang ke tempat sampah, aku memotret beberapa gambar ve. Lihat,lucu kan? Coba ceritakan gambarnya, kalau kamu melihat foto ini ve..

Friday, 23 March 2012

Antar Jemput Sekolah



Ve, anakku mau 10 tahun saat post ini ditulis. Kelas 4 SD. Sejak dia sekolah pertama kalinya, sampai detik ini aku belum ingin menyerahkan dia ke antar jemput sekolah. Memang akhirnya jadi repot, semua harus berbagi tugas meluangkan waktu sejenak mengantar dan jemput ve, biar sekolahnya lancar.
Saat Playgroup dan TK, Ve sekolah di Al. Lokasinya dekat dengan kantor papa, jadi yang jemput banyak papanya, sementara yang antar aku. Kalau di sekolah ada acara ibu2, arisan atau pertemuan wali murid, selalu ibunya yang menjadi tokoh aktif. si Papa lebih pilih sendiri di rumah.
Saat SD, Ve sekolah di SDM dekat rumah. Nggak terlalu dekat sih, tapi bisa ditempuh dengan becak Rp 5000-10.000 untuk sampai ke rumah. Tapi setidaknya, jaraknya lebih dekat dibanding ketika dia sekolah di TK. Pagi2, papanya yang selalu mengantar pakai sepeda motor, yang lebih lincah, bisa menerobos di sela2 kemacetan pagi. Dan seperti biasa, Ve selalu berangkat sekolah mepet, kurang 10-5 menit dari bel sekolah.
Kelas 1, pulangnya jam 9 pagi. Tanggung banget ya? Giliranku yang menjemputnya. Kelas 2 masuk siang, jam 10-14. Itu juga jam2 yang nanggung. Saat itu banyak aku yang mengantar dan menjemputnya. Kelas 3-4, jam 7-14. Nah, ini baru jam sekolah yang sesungguhnya. Kembali seperti di awal, diantar papa, dijemput mama atau driver, jika aku ada kelas jam 1-3.
Antar jemput sekolah dengan mobil memang praktis, tapi aku lebih mempertimbangkan dampaknya. Ve jadi harus siap2 lebih pagi ke sekolah karena masih harus jemput teman2 yang lain dan mengantarkannya ke sekolah, serta bisa jadi pulang lebih sore karena mobil juga harus antar pulang ke beberapa rumah teman2 se-mobil. Bayangkan saja sudah capek, apalagi menjalaninya.

Saturday, 10 March 2012

Pemantapan Iman dan Keislaman (PIK)

Tanggal 21-22 Januari 2012 kemaren anak2 kelas 4 mendapatkan jadwal mengikuti PIK. Padahal saat itu lagi tanggal merah. Itu adalah hari libur nasional dalam rangka chinese new year. Aku sudah merencanakan dengan papa dan ve untuk pergi berlibur. Entah memakai voucher hotel yang tersedia atau pergi ke Yk menengok tante Un yang baru melahirkan. Tapi berhubung program PIK adalah wajib, yah, akhirnya program2 liburan lainnya harus mengalah sementara.

Acaranya tidak lama, cuma 2 hari satu malam. Tapi jadwalnya lumayan padat. Untungnya di sekolah. Dimulai pada hari sabtu siang pukul 12.00. alhamdulillah, kegiatan belajar sekolah di pagi hari diliburkan,jadi ve ada kesempatan untuk istirahat pagi harinya. Yang jadi masalah, ve dari awal sudah bingung. Cuma dikasih makan satu kali, ma. Snack nya 2 kali. Apa? Dari jam 12 siang sampai jam 7 pagi cuma makan 1x? Agak berat juga yah. Akhirnya aku berpikir,kira2 makanan apa yang pantas aku berikan sebagai bekal untuk mengganjal perut sebelum dan sesudah makan malam. Akhirnya aku membelikan bread talk 2 biji, paling tidak bisa buat snack yang agak berat lah.

Masalah berikutnya, suhu badan ve sebelumnya sudah agak panas. Makanya aku membekali dia sebutir tablet panadol biru. Nanti kalau panas, atau habis makan malam, diminum ya sayang, begitu pesanku. Bahkan waktu meninggalkan ve di sekolah, aku berpesan pada wali kelasnya, ibu nanti kalau ve jatuh sakit malam hari,saya jemput pulang ya bu. Bu guru mengizinkan. Tapi rupanya ve tidak mau dijemput malam itu, walaupun dia sudah kelihatan capek. Paling tidak aku dan papa sudah mengunjunginya di sekolah pada malam itu untuk memberikan support. Semoga dia kuat.

Pagi harinya pukul 7, aku dan papa menjemput ve ke sekolah. menurut jadwal, selesainya antara pukul 7. tapi ternyata agak molor juga, hampir 7.45. padahal waktu begitu mepetnya untuk pergi ke bandara menjemput yangkung. Tapi ve ya seneng2 saja ketika aku ajak langsung menjemput eyangnya sepulang dari sekolah. Matanya saat itu merah, rupanya dia kurang tidur malam tadi. Baru bisa tidur jam 1, dan harus sudah bangun jam 3. sejak itu dia belum tidur sama sekali. akhirnya dalam perjalanan ke bandara, ve tidur di mobil dengan nyenyaknya.

SeSampainya di bandara, pesawat yangkung belum landing. Ve belum sarapan. kemana lagi akhirnya tempat kami menunggu? tiada lain di aw, yang memang sudah jadi jujukan biasa dan harganya juga nggak beda2 jauh dengan harga aw di mall2. tidak ada mark up yang terlalu besar. Makanya kami pilih di situ. Ve makan dengan lahap, sampai akhirnya yankung datang ke aw. Wah, matanya kok merah? Ngantuk ya?, kesan yangkung pertama kali melihat ve. Memang akhirnya ve melanjutkan tidurnya di mobil dalam perjalanan pulang.

Kondisi ve memang drop setelah itu. di rumah dia hanya tiduuurr saja sampai siang. minta kerokan, sampai suhu badan meninggi. Bahkan makanan rumah dia nggak begitu doyan. Esok harinya dia minta hokben. Alhamdulillah kok esok harinya juga tanggal merah, jadi bisa dipakai buat istirahat total. Yah, semoga kegiatan PIK ini juga berkesan di hatimu nok..barokallah..!

Saturday, 15 October 2011

Hiasan Biji

Siapkan
  1. Aneka biji-bijian mentah; kacang merah, kacang tanah, biji jagung mentah, beras, ketan hitam, kacang hijau, dll
  2. Telenan kayu
  3. lem rajawali warna putih
Cara Membuat

  1. Gambar pola hiasan dengan pensil; misal buah, kue, kaligrafi, dll
  2. Isi bagian yang kosong dengan biji2an. Misalnya stroberi dan daun, buah stroberi diisi dengan kacang merah, daun diisi dengan kacang hijau
  3. Agar biji merekat gunakan lem rajawali

Tips sukses; telaten menempel dan rapi!