Konon mama kucing akan memindahkan anak2nya sampai 7 kali. Begitu kata beberapa orang. Mungkin ini hasil riset orang jawa zaman bahula. Aku akan membuktikan, betul tidak mitos itu. Ini adalah hasil risetku terhadap perpindahan Leon bersama anak2nya
1. Tempat pertama adalah tempat melahirkan, sebuah kardus kecil polos bukaan samping yang diletakkan vertikal. Jadi masuknya dari atas. Kardusnya cukup dalam, tapi sempit. Hanya cukup untuk tidur mama leon. Anak2nya sudah tidak ada tempat lagi buat minum susunya jika sudah besar nanti. Kardus vertikal itu terletak di samping bufet TV yang panas, karena berada di pojokan rumah dan tidak ada jendela di situ. Mama leon cuma bertahan 5 hari di situ lalu pindah
2. Hari itu hari sabtu. Pagi ini aku ingin memindahkan kardus vertikal tempat Leon beranak keluar ruangan, karena baunya sudah sangat menusuk hidung. Tapi aku kalah cepat. Mama Leon sudah memindahkan anak2nya lebih dulu di pagi hari ke sebuah kardus aqua gelas isi 48 bertuliskan nama yangkung di luarnya. Sepertinya itu bekas paket kiriman untuk yangkung yang sudah kosong dan diletakkan di bawah meja, di samping tangga menuju ke loteng. Alhamdulillah, setidaknya Leon sudah keluar ruangan. Bau tak sedap sudah tidak ada lagi karena kali ini kardusnya terletak di luar ruangan. Leon pun merasa lebih nyaman karena lebih banyak angin yang bersemilir di sekitar kardus. Lumayan, dia bisa tahan 1 minggu di situ
3. Miiiyong Miiyong.. Suara anak2 kucing berteriak kesakitan pada suatu hari. Rupanya Mama Leon memindahkan lagi Milo, Fluffy, Kit Kat dan Cosmo ke tempat lain. Jaraknya hanya 2 meter dari tempat kedua, yaitu kolong lemari makan! Tempatnya memang pas, pojokan. Tidak berdinding kardus, membuat Leon lebih leluasa mengawasi anak2nya dari jauh. Apalagi anak2nya kali ini semakin besar, sudah bisa berjalan berjingkat2 walaupun belum melek sepenuhnya. Sekitar 1 mingguan dia tidur di situ bersama anak2nya
4. Yangte dari yogya dan jakarta pada datang ke rumah. Wah, rumah jadi ramai. Entah apa karena Leon sudah bisa membaca kejadian ini sejak semalam sehingga ia akhirnya memutuskan memindahkan kembali kali ke 4 anak2nya ke lokasi lain. Sama seperti sebelumnya, jaraknya tidak jauh2.. cukup 2 meter saja.. kali ini tidak ada perlindungan sama sekali bahkan cenderung panas, terkena langsung sinar matahari kalau pagi. Hallow? Apakah Leon memang berniat menjemur anak2nya seperti layaknya ibu2 menjemur bayinya ketika masih kecil? Hanya Leon yang tahu alasannya. Saat ini aku masih mencoba menghitung berapa lama ia bertahan di situ. Hari pertama dimulai pada tanggal 16 Mei..
5. Hari ini hujan. Hawanya dingin. Beda banget dengan kondisi tgl 16 mei dulu. Ini sudah hari ke 5 sejak Leon memutuskan untuk pindah rumah ke dekat treadmill sepeda yang berada di halaman belakang. Tapi kali ini leon sudah tidak tahan dengan hawa dingin. Akhirnya leon menggendong satu per satu anaknya pindah ke tempat lain yang lebih nyaman. Tau ke mana tujuannya? Kamar gudang! Di situ memang hangat karena ada sekat dan pintu. Yang membuat sempurna adalah, Leon mengambil tempat di atas karpet yangti yang masih bagus. Apa? Segera saja aku selamatkan karpet itu sebelum menjadi bau dan kotor. Kali ini aku merasa kasihan pada leon karena anaknya hilang satu. Milo masih sehat. Bahkan yang paling sehat Fluffy. Kit Kat sangat aneh, bola matanya hilang satu. Apa dia cacat sejak lahir? Aku jadi teringat ve kemaren membicarakan masalah glaukoma pada kucing. Dan sekarang terjadi pada Kit Kat. Sementara Kosmo hilang tak tentu rimbanya..
Thursday, 16 May 2013
Wednesday, 8 May 2013
Mama Leon Melahirkan
Beberapa bulan setelah Leon "menetap" di rumah, perutnya mulai terlihat buncit. Aku kira buncitnya itu bukan karena dia lahap makan ayam atau ikan, tapi karena bunting (hamil). Wajarlah.. bolak balik dikejar Chocho, si kucing lethek, dan leher Leon pun digigitlah. Hasilnya.. leher leon sampai lecet merah2.. Kasihan..
Kurang lebih 63 hari kemudian, tepatnya 24 April 2013, Leon pun melahirkan. Proses kelahirannya pun tak terduga. Kami seluruh penghuni rumah hanya curiga, beberapa hari terakhir kok Leon mulai mencari tempat semacam kolong, kardus, dll. Dia mencari tempat yang gelap dan tersembunyi. Mening pun mulai meminta kami untuk berhati2 terhadap kamar tidur. Tolong segera ditutup pintunya kalau keluar kamar, karena bisa jadi Leon nyelonong masuk kamar, bisa2 dia melahirkan di situ. Yang pertama menemukan Leon melahirkan adalah yangkung. Itupun tak sengaja. Leon melahirkan di kardus sempit, padahal bentuknya vertikal. Kebayang, kardus itu hanya cukup untuk tidur ibunya, sementara anak2nya tidak ada tempat lagi buat tidur. Kardus itu hanya beralaskan kertas2 apotik yangti yang sudah tidak kepake. Yang menarik adalah, kardus itu terletak di sebelah TV, di satu sudut ruang keluarga yang memang tersembunyi, tapi panasnya minta ampun. Sampai aku lihat Leon berulang kali melet2 dan bernafas ngos2an karena kepanasan menyusui anaknya. Selamat atas kelahiran anak2mu Leon..!!
Kurang lebih 63 hari kemudian, tepatnya 24 April 2013, Leon pun melahirkan. Proses kelahirannya pun tak terduga. Kami seluruh penghuni rumah hanya curiga, beberapa hari terakhir kok Leon mulai mencari tempat semacam kolong, kardus, dll. Dia mencari tempat yang gelap dan tersembunyi. Mening pun mulai meminta kami untuk berhati2 terhadap kamar tidur. Tolong segera ditutup pintunya kalau keluar kamar, karena bisa jadi Leon nyelonong masuk kamar, bisa2 dia melahirkan di situ. Yang pertama menemukan Leon melahirkan adalah yangkung. Itupun tak sengaja. Leon melahirkan di kardus sempit, padahal bentuknya vertikal. Kebayang, kardus itu hanya cukup untuk tidur ibunya, sementara anak2nya tidak ada tempat lagi buat tidur. Kardus itu hanya beralaskan kertas2 apotik yangti yang sudah tidak kepake. Yang menarik adalah, kardus itu terletak di sebelah TV, di satu sudut ruang keluarga yang memang tersembunyi, tapi panasnya minta ampun. Sampai aku lihat Leon berulang kali melet2 dan bernafas ngos2an karena kepanasan menyusui anaknya. Selamat atas kelahiran anak2mu Leon..!!
Friday, 3 May 2013
Tempat Pensil Lilit Koran
Materi Keputrian Kelas 4, Jumat 3 Februari 2012
Alat dan Bahan
1. Koran bekas 3 terbitan
2. gunting
3. lem rajawali 1 bungkus
4. pensil n penggaris
5. plastik ukuran 2 kg
6. lidi/ stik es krim untuk lem
7. hiasan, cat
Cara membuat
1. Potonglah koran bekas dengan ukuran 15 cm x 20 cm
2. buatlah potongan koran sebanyak2nya
3. gulung potongan koran tadi hingga gulungan terkecil dan rekatkan ujung gulungan dengan lem
4. setelah gulungan koran terkumpul banyak, buatlah bentuk lingkaran untuk tempat pensil
5. rekatkan masing-masing bagian dengan lem
6. beri dasar bagian bawah dengan bentuk persegi
7. hasil akhir diberi hiasan dan cat sesuai selera
Alat dan Bahan
1. Koran bekas 3 terbitan
2. gunting
3. lem rajawali 1 bungkus
4. pensil n penggaris
5. plastik ukuran 2 kg
6. lidi/ stik es krim untuk lem
7. hiasan, cat
Cara membuat
1. Potonglah koran bekas dengan ukuran 15 cm x 20 cm
2. buatlah potongan koran sebanyak2nya
3. gulung potongan koran tadi hingga gulungan terkecil dan rekatkan ujung gulungan dengan lem
4. setelah gulungan koran terkumpul banyak, buatlah bentuk lingkaran untuk tempat pensil
5. rekatkan masing-masing bagian dengan lem
6. beri dasar bagian bawah dengan bentuk persegi
7. hasil akhir diberi hiasan dan cat sesuai selera
Saturday, 27 April 2013
Mama Leon
LEON.. ini adalah nama satu ekor kucing yang kali ini menetap di rumah,
setelah Simon yang meninggal dunia tahun lalu dan Bundel yang kabur entah ke
mana rimba nya. Leon adalah seekor kucing betina. Datang ke rumah dalam keadaan
dikejar2 oleh kucing jantan berwarna coklat. Coklatnya bermotif lain daripada
yang lain, seperti kucing siam, tapi juga berjenis snow shoe. Karena itulah aku
menamainya Choco. Saking anehnya motif yang dimiliki choco, yangti mengira kucing tersebut adalah kucing yang sangat kotor (karena coklat) sehingga yangti menamainya kucing "lethek" (lethek = kotor, basa jawa).
Leon sendiri berwarna putih bertutul kuning. Kuningnya polos, yang lorek hanya bagian kaki belakang kanan kiri, jadi ya seperti pakai kaos kaki tapi belakangnya saja. Badannya tidak terlalu gemuk. Bahkan cenderung kurus. sewatktu datang ke rumah masih malu2 kucing, tapi untung tidak balik kucing, pergi dari rumah ini karena ada aku, ve dan yangkung yang rajin memberi makan Leon walaupun cuma sepotong ikan.Yang membuat susah merawat Leon hanya satu, selera makannya tinggi.. menyamai manusia.. contoh, kalau memberi makan ikan laut hanya mau lele dan itu harus sudah disuwir2. Ayam goreng nggak mau tulangnya. Sudah basah kena kuah soto ayam, nggak mau. Pakai nasi apalagi.. ditoleh doang. Mungkin karena alasan itu pemilik Leon membuang dia di jalanan ya? Tapi itu tidak masalah.. diniati menolong kucing saja, itung2 dapat peliharaan yang lucu.. Mama leon.. Welcome..!
Thursday, 18 April 2013
Air: Kenikmatan yang tak terkira
Astaghfirullah.. satu kata yang dapat aku simpulkan dari kejadian kemaren malam. Mungkin ini bentuk ujian dari Allah apakah aku sadar dan bersyukur akan nikmatNya?
Well, kejadiannya malam hari. Waktu itu lagi di Plasma. Niatnya mau beli charge HP karena punya ku yang lama sudah soak dan bermasalah. Aku sudah tidak tahan lagi untuk mengutak atik setiap kali nge chaz padahal nggak selalu ada banyak waktu buat itu. So, jadilah malam itu kami pergi. Aku, papa dan ve. bahkan kala itu ve pun belum dinner! Tapi alhamdulillah dapat juga charger yang aku inginkan walaupun harganya nggak memuaskan. dulu aku beli Rp 20.000 saja sekarang jadi 37.500. Yah mungkin karena bawang barusan naik, jadi yang lain2nya ikutan naik juga..
Etape berikutnya adalah mengantar ve makan malam. mau di mana? Pertama niatnya mau beli bakso, tapi di tempat itu dia berubah pikiran kepengen MCD. Walah, dasar anak2, OK lah akhirnya kami ke MCD. Berhubung aku n papa sudah kenyang,maka belinya cuma 1 chicken wrap n 1 paket nugget dgn 1 minum. Ternyata chicken wrap nya pedas, sehingga ve minumnya banyak banget. sementara aku lagi sangat haus2nya.Pas mau nyedot ke berapa kalinya.. What? Kok minumnya tinggal sedikit? Perasaan baru 2 menit kami duduk? Ve mengaku kepedesan, jadi dia harus menghilangkannya dengan minuman. Oww.. akhirnya papa belikan 1 gelas minuman lagi tapi syaratnya ve yang harus beli. Aku n papa tunggu di meja sambil menikmati yang masih tersisa. Kok ve lama banget nggak datang2? Ternyata setelah ve bayar minumannya, selang beberapa langkah menuju meja, minumnya tumpah di lantai.. Oww.. menyakitkan hati. Dia cuma bisa menyelamatkan beberapa teguk.. Begitu sampai di meja ve bener2 minta maaf sama kami.. Maaf ya ma pa, tumpaahh... Aiihh..
Papa akhirnya memintaku beli lagi minuman baru. Ok akhirnya aku yang bergerak ke kasir beli minuman seharga Rp 12.000 itu lagi! Tapi kulihat antriannya lumayan panjang dan malam semakin larut. Mood ku menciut. Alamak, ngapain belain beli minuman yang sama sampai 3 gelas! Sudah.. akhirnya kuputuskan kita pergi saja dari MCD. Beli es teh gelasan saja deh sambil di bawa pulang, yang merek TJ. Lumayan menyegarkan.
Ternyata begitu sampai di outlet TJ.. ya Allah.. orangnya yang jualan lagi tidak ada, padahal tehnya masih ada. Mau ke counter sebelahnya dengan judul teh lain, dia malah sudah hitung2 omzet, maklumlah, hari itu memang sudah jam 9 malam up. Ya Allah.. ternyata begini rasanya kalau susah mencari minuman.. Ketika kita sedang tidak haus.. rupanya itu nikmat yg tidak terkira..
Well, kejadiannya malam hari. Waktu itu lagi di Plasma. Niatnya mau beli charge HP karena punya ku yang lama sudah soak dan bermasalah. Aku sudah tidak tahan lagi untuk mengutak atik setiap kali nge chaz padahal nggak selalu ada banyak waktu buat itu. So, jadilah malam itu kami pergi. Aku, papa dan ve. bahkan kala itu ve pun belum dinner! Tapi alhamdulillah dapat juga charger yang aku inginkan walaupun harganya nggak memuaskan. dulu aku beli Rp 20.000 saja sekarang jadi 37.500. Yah mungkin karena bawang barusan naik, jadi yang lain2nya ikutan naik juga..
Etape berikutnya adalah mengantar ve makan malam. mau di mana? Pertama niatnya mau beli bakso, tapi di tempat itu dia berubah pikiran kepengen MCD. Walah, dasar anak2, OK lah akhirnya kami ke MCD. Berhubung aku n papa sudah kenyang,maka belinya cuma 1 chicken wrap n 1 paket nugget dgn 1 minum. Ternyata chicken wrap nya pedas, sehingga ve minumnya banyak banget. sementara aku lagi sangat haus2nya.Pas mau nyedot ke berapa kalinya.. What? Kok minumnya tinggal sedikit? Perasaan baru 2 menit kami duduk? Ve mengaku kepedesan, jadi dia harus menghilangkannya dengan minuman. Oww.. akhirnya papa belikan 1 gelas minuman lagi tapi syaratnya ve yang harus beli. Aku n papa tunggu di meja sambil menikmati yang masih tersisa. Kok ve lama banget nggak datang2? Ternyata setelah ve bayar minumannya, selang beberapa langkah menuju meja, minumnya tumpah di lantai.. Oww.. menyakitkan hati. Dia cuma bisa menyelamatkan beberapa teguk.. Begitu sampai di meja ve bener2 minta maaf sama kami.. Maaf ya ma pa, tumpaahh... Aiihh..
Papa akhirnya memintaku beli lagi minuman baru. Ok akhirnya aku yang bergerak ke kasir beli minuman seharga Rp 12.000 itu lagi! Tapi kulihat antriannya lumayan panjang dan malam semakin larut. Mood ku menciut. Alamak, ngapain belain beli minuman yang sama sampai 3 gelas! Sudah.. akhirnya kuputuskan kita pergi saja dari MCD. Beli es teh gelasan saja deh sambil di bawa pulang, yang merek TJ. Lumayan menyegarkan.
Ternyata begitu sampai di outlet TJ.. ya Allah.. orangnya yang jualan lagi tidak ada, padahal tehnya masih ada. Mau ke counter sebelahnya dengan judul teh lain, dia malah sudah hitung2 omzet, maklumlah, hari itu memang sudah jam 9 malam up. Ya Allah.. ternyata begini rasanya kalau susah mencari minuman.. Ketika kita sedang tidak haus.. rupanya itu nikmat yg tidak terkira..
Sunday, 3 February 2013
Soal Kasur di PIK Jilid 2
Tak Terasa sudah berjalan setahun, anakku menapak ke jenjang sekolah berikutnya. Sekarang dia 5th grade, dan sekolahnya tetap menerapkan program PIK lagi. Sepertinya memang untuk setiap tahun, dari kelas 4-6. Bahkan sekarang kelas 3 pun juga harus ikut. Dulu kukira setelah ikut di kelas 4, maka kelas 5 dan 6 tidak wajib lagi, tapi ternyata masih. Tapi sebenarnya PIK bermanfaat kok, meskipun benar2 menyita stamina tubuh.
Seperti biasanya, diawali dengan kedatangan menjelang dhuhur. Barang2 yang dibawa cukup banyak. Yang paling besar adalah kasur, lengkap dengan bantal dan guling dora nya. Mengapa guling dora dibawa? Karena ve nggak bisa tidur kalau nggak ada pegangannya.. Lucu juga kamu ve. Cuma, kali ini bangku2 masih belum diatur dan kelas belum dibersihkan, makanya belum bisa nggelar kasur waktu datang ke kelas. Aku pikir ve sudah besar, bisa menggelar dan menata kasur sendiri, jadi aku tinggalkan dia bersama teman2nya setelah membantu meletakkan barang di dalam kelas. Tapi ternyata hasilnya, malam hari ku lihat kasur ve masih tetap terlipat! Hah? Apa ndak mau pakai kasur buat bobok nak? Nggak cukup tempatnya, Ma. Aku lihat memang kelas sudah penuh dengan kasur dan bed cover teman2nya. Ok deh, akhirnya aku bawa pulang kembali kasurnya malam itu. Semoga kamu bisa bobok nyenyak sama teman2 ya ve..
Seperti biasanya, diawali dengan kedatangan menjelang dhuhur. Barang2 yang dibawa cukup banyak. Yang paling besar adalah kasur, lengkap dengan bantal dan guling dora nya. Mengapa guling dora dibawa? Karena ve nggak bisa tidur kalau nggak ada pegangannya.. Lucu juga kamu ve. Cuma, kali ini bangku2 masih belum diatur dan kelas belum dibersihkan, makanya belum bisa nggelar kasur waktu datang ke kelas. Aku pikir ve sudah besar, bisa menggelar dan menata kasur sendiri, jadi aku tinggalkan dia bersama teman2nya setelah membantu meletakkan barang di dalam kelas. Tapi ternyata hasilnya, malam hari ku lihat kasur ve masih tetap terlipat! Hah? Apa ndak mau pakai kasur buat bobok nak? Nggak cukup tempatnya, Ma. Aku lihat memang kelas sudah penuh dengan kasur dan bed cover teman2nya. Ok deh, akhirnya aku bawa pulang kembali kasurnya malam itu. Semoga kamu bisa bobok nyenyak sama teman2 ya ve..
Tuesday, 29 January 2013
Pagi yang cerah
Subscribe to:
Posts (Atom)