Thursday, 9 February 2012

Wrong Number Ed 2

Senin itu rupanya aku tdk sempat ke Bank A memberikan klarifikasi. Too busy with my business in the office. Orang yang salah sambung itu sempat menelepon 1 x di siang hari, saat aku di kantor. Masih menggunakan nomor yang sama 021-2xxx (Jakarta)
"Hallo..", kataku
"Bisa bicara dengan pak B?"
"Maaf pak, saya nggak kenal dengan pak B"
" Pak B.. BW (menyebut nama lengkapnya)"
"Nggak kenal pak.."
Lalu dia menutup telponnya.
Sore harinya aku mendapatkan SMS lagi dengan nada yang sama seperti dulu, tapi jumlahnya lebih sedikit. Ahh, semoga mereka sudah mulai mendapat pencerahan, menyadari kalau salah nomor bung..
Hari Rabu sore, saat aku berada di mobil, untung sedang tidak menyetir, aku ditelpon lagi oleh 021-2xxx.
"Hallo..", aku mengawali pembicaraan
" Pak B ada?"
"Dari mana pak?"
"Bank A"
Aku langsung mau mengklarifikasi, jadi ngomongku banyak dan langsung kuambil alih
" Sebentar pak. bapak ini mencari pak B? Ini soal KTA kan? Bapak juga SMS saya berkali2 soal angsuran KTA itu kan? Maaf pak, saya nggak kenal sama pak B. Ini nomor saya, bukan atas nama pak B. Btw bapak dapat nomor HP saya dari mana sih?"
Dia tidak menjawab dan langsung menutup teleponnya.
Entah dia malu kalau salah sambung, paham karena salah sambung, menyimpulkan aksi tipuannya kepadaku gagal atau bagaimana.. yang jelas 2 hari ini alhamdulillah HPku sudah lebih tenang. Ya Allah senantiasa lindungilah kami sekeluarga dari mara bahaya... Amin"

** Januari 2014, peristiwa ini terulang lagi. Bahkan Lebih parah. Mula-mula ditelepon, aku memaksa ingin tau,
'Ya, dari siapa ini?'
dia diam tidak menjawab, atau lebih tepatnya menjawab singkat,
'dari dicky, temannya'
'maaf kalau menjawab yang jelas ya..'
'... dari dicki bank A'
'maaf pak salah sambung, saya ndak kenal sama pak B. tolong jangan telp saya lagi. ini salah sambung. ini nomor saya, gak ada hub apapun dg pak B', jawabku
'Ibu siapa? Namanya siapa?'
'Situ nggak usah nanya nama saya.. kan bisa di cek di operator telp HP saya. no ini atas nama siapa'
'kalau nggak sebut nama, berarti ibu ada hub sama pak B dong'
'silakan menuduh2 begitu.. tapi faktanya saya tidak kenal dia'. aku marah dan kututup pembicaraan itu

Beberapa hari kemudian telp lagi-lah bank A dengan nomor lain yang belum aku save. Kali ini yang menelepon perempuan. Ok, kalau ini aku agak sabaran dan saat itu posisiku memang lagi tenang. Aku sedikit memberikan namaku saja, itupun nama panggilan. Mau ku sebut Ani, Abu, Ana, toh dia juga nggak tau kalau aku bohong. Tapi aku sebut nama panggilan asliku. Perempuan itu cukup puas dan akhirnya dia yang menutup telp nya

Tgl 15 Jan 2014, ada SMS dari 08573155282*. Pengirimnya mengaku bernama Dita, isi SMS nya begini:
Selamat siang pak B maaf ganggu, angsuran kk master anda nunggak 7 bulan angsuran. agar prog tidak batal tlg dibayarkan minimum 278 ribu tlg kerjasama dan tanggung jawabnya. sdh kita bantu program angsuran tp tdk ada komitmen dr anda. terima kasih.
Ah, masih nagih hutang juga rupanya. berapa kali aku harus meluruskan bahwa no HP ini adalah milikku, bukan milikmu. Apa aku harus menyanyi lagunya Kahitna dulu? Grrr..#$%@^ ...

Friday, 3 February 2012

Wrong Number,Maann..

Siang itu, hpku berdering. aku lihat, nomornya 021-xxx, dari Jakarta. Ahh, mungkin dari bank A yang akan menawarkan produk. Jadi, aku abaikan saja. Eh, ternyata orang yang menelepon tidak menyerah. Belakangan aku lihat di layar hpku, dia sempat misscall lebih dari 3x. Untung hpku aku set silent, jadi walaupun berulang kali berdering, itu tidak berisik dan mengganggu pekerjaanku.

Beberapa hari kemudian aku mendapat SMS dari nomor hp tertentu, isinya aneh; "Bos B, tagihan kta nya tolong dibayar, jangan menghindar terus, mohon itikad baik dan tanggung jawab anda sbg nasabah. tolong direspon. makasih." Jiaahh.. aku sedang tidak mengambil kta sama sekali dan aku bukan B! So, Aku abaikan SMS itu, sekarang kan banyak penipuan lewat sms hp, jadi aku tidak mau sembarangan merespon pesan yg tidak jelas.

Berikutnya, siang ini ada dering telepon dari 021-xxx tadi. Kebetulan kali ini aku sedang available, jadi aku coba angkat teleponnya. Aku sudah berniat, kalau ini soal penawaran produk dari bank A, maka aku akan say NO.. tapi ternyata aku salah besar. Saat mengangkat telepon, aku sengaja diam, menunggu dia (penelepon) yang pertama kali berkata "hallo".. rupanya dia juga dalam posisi menunggu. Mungkin karena nggak sabar, akhirnya dia yang bicara dan say hallo duluan. "Hallo, pak B ada?" .. Yahh, yang dicari adalah orang berinisial B yang disebut di SMS itu. Tentu saja orangnya tidak ada, dan spontan aku jawab SALAH SAMBUNG.. Dia lalu menutup teleponnya. Selang beberapa detik kemudian, sebuah SMS terkirim ke hpku dengan isi yang sama dengan SMS yang dulu. Oalah, ternyata ini kasus yang saling berhubungan

Pagi hari berikutnya, hp ku dibanjiri 5 biji SMS dari nomor yang sama, dengan isi yang sama: "Pak B kami dari bank A, tagihan personal loan kta anda sudah masuk ke2 bulan tunggakan dg total angsuran Rp xxx. kami tunggu pembayaran anda paling lambat hari senin, mohon kerja sama dan itikad baiknya. untuk info lebih lanjut anda bisa hub call center kami. thx" Oalah pak.. kan saya sudah bilang kemaren salah sambung. kok masih disambung dengan SMS lagi. Ini sudah tidak bisa dibiarkan lagi. Seolah2 mereka sudah menerorku. Padahal, ceritanya, anda salah orang tuh..! Senin ini memang aku akan melakukan action, bukan membayar angsuran, tapi minta klarifikasi dari bank A tentang hal ini.

Analisis
1. Aku: apa mungkin pak B ini memberikan no hp ku sebagai contact numbernya? Bank A tertipu dan kta nya macet?
2. Papa: sudahlah.. cuekin saja.. itu tipu2.. sekarang marak penipuan lewat hp.. Blokir saja nomor itu

Whatever it is.. pokoknya kalau ada penawaran2 lewat hp, it's better to say no.. for your own safety.. dan jangan lupa minta perlindungan sama Allah SWT..

Friday, 27 January 2012

Watch Me..

Bagian belakang rumahku adalah sebuah halaman kecil. Tidak terlalu luas sih, tapi payahnya, tempat itu menjadi sarang tikus. Bahkan tanah halaman pun sampai bolong digali sama tikus2 itu. Penyebabnya, sebelah halaman adalah dapur yang penuh dengan makanan dan segala macamnya. Dulu waktu Simon belum ada, setelah jam 11 malam, tikus2 akan berpesta, berebut sisa2 makanan yang masih tercecer di dapur. Suaranya cicit cuit sampai bikin berisik orang yang akan berangkat tidur. Padahal setiap malam, tempat sampah sudah selalu dalam keadaan kosong, isinya di buang di depan rumah. Namun tikus2 itu masih lebih ganas, mereka masih tak menyerah mencari apa yang bisa dimakan. Bahkan kasa angin2 jendela dapur pun dikerikitin sampai bolong. Lubang itu akhirnya menjadi jalan masuknya menuju dapur.


Fig 1: Gaya Simon memantau tikus

Sekarang, hampir setiap malam, Simon selalu waspada mengamati tikus2 yang ada di halaman belakang rumah. Ya, sejak kehadiran Simon di rumah, tikus2 berkurang drastis, alhamdulillah, Simon membawa berkah. Tikus2 menjadi takut. Kenapa? Karena Simon selalu mengejar tikus2 yang bergerak atau berlarian ke sana kemari dan membunuhnya sampai mati. Parahnya, jika Simon masih lapar, terkadang dicicipi juga tikus tersebut. Iiihh, kalau sudah seperti itu aku sudah tiada ampun lagi. Aku tidak akan memegang Simon selama 2 x 24 jam menunggu bekas2 tikus tersebut "steril" dari tubuh dan mulutnya karena sudah dicuci dengan ludahnya atau karena Simon sudah berguling2 di pasir depan rumah .


Fig 2: Watch me, mouse!

Ada satu momen yang sangat mengesankan bagi yangti. Suatu hari, kami kelupaan mengeluarkan Simon dari ruang tengah sebelum tidur. Ya, saat itu Simon memang tertidur pulas di kursi spot kesayangannya sehingga kami nggak tega membangunkannya terlalu dini sampai akhirnya malah kelupaan membangunkan sampai pagi. Sebenarnya di tempat yang sama ada Seekor tikus clurut sudah lama bersarang di dalam rumah, tepatnya di belakang bufet raksasa di ruang tengah, tempat kami meletakkan TV. Sudah lama tikus itu menyusahkan kami karena susah ditangkap, larinya cepat dan lincah. Kalau orang2 belum tidur, dia akan bersembunyi di belakang bufet itu. Saat malam hari, tikus akan keluar dan mengobrak abrik apa yang tersaji di meja makan! Ih, ngeri. Nah, malam itu, Simon menemani tikus yang menyebalkan itu dan lihat, betapa heroiknya dia mengejar2 tikus tersebut sampai akhirnya pagi2 yangti menemukan tikus clurut itu sudah dalam keadaan tak bernyawa lagi. Alhamdulillah..


Wednesday, 25 January 2012

Sleeping like a baby

Ada beberapa spot di rumah yang menjadi tempat favorit tidur Simon.


1. Kursi Sofa panjang abu2 di ruang tunggu praktek. Ditiduri mulai jam 8 pagi. Masalahnya pagi2 papa sering duduk2 di situ bersama teman2nya untuk membahas pekerjaan. Itu yang membuat Simon tidak bisa bergegas merebahkan diri di tempat tersebut. Keberadaan papa membuatnya malu2 kucing untuk tidur di situ.

2. Kursi raja di samping pintu depan rumah. Kalau ini ditiduri mulai sore sampai malam hari. Apalagi kalau Simon tidak dibukakan pintu sampai malam, dia akan betah tidur di situ dalam keadaan melungker karena kedinginan. Saking seringnya ditiduri, kursi itu menjadi pudar warnanya plus cover jok kursi yang terbuat dari bulu bermotif itu juga penuh dengan rontokan bulu2 Simon yang sudah tidak jelas warnanya


3. Sofa kamar tamu yang panjang. Ada 2 sofa, sofa raja bermotif bunga tajam dan sofa modern yang bermotif pastel. Uniknya, sekali Simon sudah cinta sama 1 sisi di sofa itu, dia tidak akan pindah ke sisi yang lain. Kecuali kalau di sisi favoritnya itu sudah ada tas dan koran, maka Simon tidak akan keberatan bergeser sedikit. Lihat gaya akrobatnya saat tidur di sofa (foto bawah), itu menunjukkan dia sangat nyaman tidur di situ



4. Kolong meja komputer. Entah apa yang menyebabkan dia suka tidur di situ. padahal di situ ada koran berserakan. Apa karena itu di dekat komputer? Jadi hawanya terasa hangat. Lucunya, walaupun ada orang yang sedang memakai komputer di atasnya, duduk di kursi dan meletakkan kakinya di kolong meja, Simon tetap tak bergerak. Tidur di situ dengan berbagai akrobatnya



5. Meja mandi bayi. Wah, ini yang keterlaluan. Habis kekenyangan makan, Simon selalu bersiap menempatkan dirinya di tempat2 yang sangat nyaman, termasuk di meja mandi bayi yang seolah terasa hangat baginya karena di situ sering terlihat handuk bekas mandi bayi yang masih digelar dan berbau wangi!

6. Keset di pertigaan tangga. Kalau tempat ini memang sudah jadi langganan para kucingku tidur di situ. tempatnya memang nyaman. tidur seharian di situ pun tampaknya nggak rugi. bahkan kucing lama ku si Petty bisa seharian tidur dari pagi sampai sore di situ.




7. Kasur! Hati2 dengan kamar anda. hahaha.. berulang kali kudapati Simon sudah nyenyak sekali tidurnya di tempat tidur yangti, kasur kecil depan kamar tivi-ku dan kasur di kamar tidurku! Kalau sudah ketauan aku, pasti akan kujewer dan kuberitahu, tolong jangan diulangi lagi ya!



8. Meja setrika. OMG, kalau ini tiada ampun. Begitu ketauan meja setrika ditiduri Simon, langsung aku minta semua alas kain di meja setrika diganti. Biarpun cat lover, nggak mau dong bajuku kena bulu kucing..


9. Treadmill. Alamak, kamu juga kepengen olah raga, Mon? Yang punya treadmill saja lumayan aras-arasen menggunakannya secara rutin, kamu kok ikut2 mau pakai treadmill? Lagipula, kamu salah arah. Harusnya kepalamu hadap depan, bukan ekormu yang di depan. Tuh lihat, ekor Simon sampai masuk ke mesin treadmill. Syukurlah treadmillnya dalam keadaan mati. Kalau hidup, buntutmu bisa kejepit.















Tuesday, 24 January 2012

Meet My Simon



Simon, itu adalah sebuah nama yang tiba2 terpikir di kepala ku setelah satu hari yang lalu ada seekor kucing yang secara resmi menjadi penghuni di rumahku. Tidak terlalu hafal tanggalnya sih, pokoknya hari sabtu dan bulannya november. tapi supaya lebih mudah menghafal dan mengenangnya, anggap saja Simon datang tepat di tanggal cantik, 20.11.2011. Maksa banget dehh..:)
Simon adalah seekor kucing lokal, bermotif american short hair. bahasa gaulnya adalah BLIRIK coklat hitam seperti gambar buntut di samping ini. Yaa, itu adalah foto ekornya yang panjang. Kata ve, panjangnya 22 cm. sudah diukur. Hampir 3/4 ubin sendiri. Kalau sudah kekenyangan, Simon biasanya berleha2, santai2 di tempat yang dianggapnya nyaman dan sejuk sambil menggoyang2kan ekornya. Kalau dielus2 dan dia merasa nyaman, dia juga akan menggoyangkan ekornya berulang kali. Bercerita soal ekor, pernah suatu saat aku meminta ve menguji, coba kira2 kalo ekornya diplindes sepeda reaksinya seperti apa ya? Ternyata dia berteriak keras dan meronta2 kesakitan! Kasihan..

Thursday, 12 January 2012

Bagaimana Doamu Dikabulkan?

TUHAN mengabulkan DOA kita dengan 3 cara:
1. Bila TUHAN mengatakan YA; maka kita akan MENDAPATKAN APA YANG KITA MINTA.
2. Bila TUHAN mengatakan TIDAK; maka kita akan MENDAPATKAN LEBIH BAIK.
3. Bila TUHAN mengatakan TUNGGU; maka kita akan MENDAPATKAN YANG TERBAIK SESUAI KEHENDAKNYA.
"TUHAN tidak pernah memenuhi kebutuhanmu SECEPATNYA, tetapi selalu SETEPAT-TEPAT NYA!...

Diambil dari email sedulur kantorku, Pak B. Matur nuwun

Sunday, 1 January 2012

Happy Day and Happy New Year

Alhamdulillah, I'm so happy di pergantian tahun baru 2011 ke 2012 ini. Banyak happy stories yang terjadi:
1. 2 keponakanku lahir hampir bersamaan, tanggal 30 dan 31. Semuanya laki-laki dan punya berat di atas 3 kg! Semoga semuanya menjadi anak yang sholeh. Sampai saat ini belum diberi nama semua, jadi aku nggak bisa menyebutnya satu per satu.
2. Acara kuliner pertamaku bersama keluarga adalah mencicip bakso di jalan kalimantan, bakso pak Jan yang dulu ada di jalan nias. Lumayan, tempatnya sekarang menjadi lebih terhormat. Soal rasa, nggak kalah sama bakso2 idamanku yg lain. cuma tempatnya lebih jauh dari rumah. jadi agak ngoyo juga kalau mau jajan ke sana dan itu hanya untuk semangkuk bakso!
3. Disambung dengan acara gathering bersama keluarga papa di mall GC. kita karaoke bersama dan makan sepuasnya. Tempatnya punya interior yang cantik. E dan N sampai foto2an terus sementara aku dan papa menyanyi terus. Ve seperti biasanya nggak mau menyanyi, cuma suka jadi bagian yang paling usil dan pengganggu ulung!
4. Malam harinya masih juga keluar beli buku dan ciduk buat kamar mandi, walaupun hujan deras!